Kamis, 12 Oktober 2017

BAN Sepeda Motor

BAN SEPEDA MOTOR
1.      Fungsi Ban
Ban adalah salah satu komponen kendaraan yang berfungsi:
a.        Sebagai pengendali arah kendaraan
b.        Sebagai penanggung berat beban kendaraan termasuk penumpangnya
c.         Sebagai penerus tenaga dari mesin
d.        Sebagai sistem peredam getaran
e.         Pengontrol suspensi dari sepeda motor
f.         Pegontrol start, akselerasi, decelerasi, pengereman dan berbelok

2.      Bagian – Bagian Dari Ban
 


Gambar 1. Komponen Ban (gambar diunduh dari https://www.quora.com/)

a.      Carcass (Cassing) Ban
Carcass ban atau cassing ban adalah rangka ban yang keras dan cukup kuat dalam menahan udara yang bertekanan tinggi, akan tetapi carcass ban harus cukup fleksibel untuk meredam perubahan beban dan benturan. Carcass ban memiliki komponen-komponen diantaranya ply (layer) dari tire cord (yaitu suatu lembaran anyaman pararel dari bahan yang kuat) yang kemudian direkatkan menjadi dengan karet. Cord pada ban yang besar seperti pada bus atau truk biasanya dibuat dari nylon atau baja. Sedangkan cord untuk mobil penumpang kecil terbuat dari polyester atau biasa disebut nylon.

b.      Tread Ban
Tread ban adalah lapisan ban yang paling luar yang berfungsi untuk melindungi carcass ban dari keausan dan kerusakan yang disebabkan oleh permukaan jalan. Tread ban adalah komponen ban yang langsung menyentuh atau berhubungan dengan permukaan jalan dan menghasilkan tahanan gesek yang memindahkan gaya gerak dan juga gaya pengereman kendaraan ke permukaan jalan.
Pola dari tread ban terdiri dari alur yang terdapat pada permukaan tread ban tersebut. Pola tread ban dirancang untuk memperbaiki kemampuan ban dalam memindahkan gaya dari ban ke permukaan jalan, ada bermacam-macam pola tread ban, sobat dapat membacanya pada artikel macam-macam pola pada tread ban.

c.       Sidewall Ban
Sidewall ban adalah lapisan karet yang berfungsi untuk menutup bagian samping ban dan melindungi carcass terhadap kerusakan dari luar. Sidewall adalah komponen ban yang paling besar dan paling fleksibel, oleh karena itu sidewall ban secara terus menerus melentur di bawah beban yang dipikul selama kendaraan berjalan. Pada sidewall ban ada tulisan nama pabrik pembuat, lalu ukuran ban dan informasi lain

d.      Breaker ban
Breaker ban adalah lapisan yang letaknya ada diantara carcass ban dengan tread ban yang berfungsi untuk memperkuat daya rekat antara carcass ban dan tread ban. Selain itu breaker ban berfungsi untuk meredam kejutan yang timbul dari permukaan jalan ke carcass dan biasanya dipakai pada ban bias. Ban pada bus dan truk biasanya memakai breaker ban yang terbuat dari nylon. Sedangkan untuk mobil penumpang memakai breaker ban dengan bahan polyester.

e.       Belt Ban (Rigid Breaker)
Belt ban adalah tipe breaker yang dipakai pada ban radial-ply, belt ban diletakkan seperti sarung mengelilingi ban antara carcass dan karet tread dimana fungsinya untuk menahan carcass dengan kuat. Ban untuk mobil penumpang memakai rigid breaker yang tersusun dari kawat baja, rayon dan polyester. Sedangkan untuk bus dan truk memakai rigid breaker dari kawat baja.

f.       Bead Ban
Bead ban berfungsi untuk mencegah robeknya ban dari rim karena gaya yang bekerja, sisi bebas atau bagian samping dari ply dikelilingi kawat baja yang namanya kawat bead. Udara bertekanan mendorong bead keluar pada rim pelek dan tertahan kuat. Bead ban dilindungi dari kerusakan karena gesekan pelek dengan jalan memberinya lapisan karet keras yang disebut chafer strip.

3.      Klasifikasi Ban
a.        Ban berdasarkan konstruksinya
1)      Ban Radial
                          
Gambar 2. Ban Tipe Radial dan Bias

Ban radial adalah ban yang dibuat dengan lapisan serat yang arahnya menyilang pada lingkar ban. Tipe ban radial ini, sabuknya terbuat dari serat baja. Ban radial disebut juga ban radial baja dengan tapak yang lebih kaku, lebih tahan terhadap guncangan dan juga keausan dari pada tipe ban bias. Ban radial mempunyai kelemahan juga yaitu kurang nyaman ketika ban melintasi jalanan yang tidak rata.
2)      Ban Bias
Ban bias adalah ban yang dibuat dengan lapisan serat yang arahnya miring. Ban bias memiliki tapak atau tread dengan daya serap benturan yang baik sehingga memberi kenyamanan ketika berkendara. Adapun ketahanan terhadap keausan dan guncangan kurang bagus.

b.        Ban berdasarkan cara penyimpanan udaranya
1)      Ban dengan ban dalam (Ban Tube Type)
Di dalamnya terdapat ban dalam untuk menampung udara yang dipompakan ke dalam ban. Katup atau pentil (air valve) yang menonjol keluar melalui lubang pelek menjadi satu dengan ban dalam. Sidewall pada ban radial lebih fleksibel agar mudah terjadi deformasi. Sebagai kompensasi, maka pada ban dalam untuk ban radial lebih kuat dari pada ban biasa.
2)      Ban tanpa ban dalam (Ban Tubbles)
Ban tubeless adalah ban yang dirancang khusus untuk dapat menahan udara langsung yang ada di dalamnya tanpa menggunakan ban dalam. 

Gambar 3. Konstruksi Ban dengan Ban datam dan Ban Tubbles (Ban tanpa ban dalam)
diunduh dari http://www.autoexpose.org/2017/07/perbedaan-ban-tubeless-dan-biasa.html

Sehingga dengan tidak adanya ban dalam maka tidak perlu lagi yang namanya tambal ban pada ban tubeless ini. Ban tubeless dilengkapi dengan lapisan dalam untuk menghindari adanya kebocoran udara, lapisan dalam tersebut juga berfungsi untuk menghambat udara bocor dengan cepat ketika ban tertusuk seperti paku dan lain-lain, sehingga tingkat keamanannya cukup bagus.
Ban tubeless memiliki keuntungan yaitu ketika ban terkena paku atau benda tajam lain, tread dan liner mencengkeram kuat di paku, sehingga dapat mencegah kebocoran udara sehingga ban tidak cepat kempis.
Dan karena udara dalam ban berhubungan langsung dengan rim, maka transfer radiasi panas akan menjadi lebih baik. Dengan dihilangkannya ban dalam, flap dan side ring ban menjadi lebih ringan.

4.      Cara Membaca Pengkodean Pada Ban           
 Ukuran dan jenis ban bisa diketahui dengan membaca kode ban. Kode ban   memberikan informasi tentang ciri-ciri umum dan kerataan (flatness) dari ban. 
Pada sebuah ban, dapat ditemukan informasi seperti ukuran ban, TWI (treat wear indicator), Type ban : tubeless atau tubetype, Nomor lot, speed symbol dan load index, anak panah, hingga beban maksimum. Semua ini adalah factor penting yang perlu diperhatikan dalam pemilihan ban. Secara garis besar penunjukan ukuran ban bisa dibedakan menjadi dua jenis yaitu metric dan inchi.
a.        Metric
Arti dari 80/90-17 :
80 = Lebar ban dalam mm
90 = Aspek rasio
17 = Diameter pelek dalam inchi
Keterangan:
Lebar ban = adalah bagian terlebar dari ban dengan nilai ± 80 mm
Aspek rasio = adalah persentase dari lebar ban atau sama dengan ± 80 x 90 = ± 72mm
Diameter pelek = pada ukuran tersebut adalah   17”
Jadi jika ukuran 80/90-17 artinya : ban tersebut memiliki lebar ± 80 mm dengan tinggi ± 72 mm dan menggunakan pelek 17”.

b.        Inchi
Arti dari 2,75 – 17 :
2,75 = Lebar ban dalam inchi
17    = Diameter pelek dalam inchi
Lebar ban = adalah bagian terlebar dari penampang ban dengan nilai ± 2,75” dengan tinggi ±2,75”
Diameter pelek = pada ukuran tersebut adalah 17”
Jadi jika ukuran 2,75 – 17 artinya : ban tersebut memiliki lebar 2,75” dengan tinggi 2,75”  dan menggunakan pelek 17”

Berikut ini contoh lain dari kode ban dan cara membacanya:
                         




 

Sistem Pengaman Kelistrikan Sepeda Motor

       Materi  Pembelajaran Sistem Pengaman kelistrikan Sepeda Motor
1.      Pengaman Kelistrikan
Pengaman kelistrikan dipasangkan untuk melindungi kabel-kabel dan connector dari panas karena arus yang mengalir berlebihan. 


2.      Komponen pengaman kelistrikan.
a.       Fuse/sekering
1)      Fungsi Fuse/sekering
Fungsi fuse/sekering adalah pengaman yang paling banyak digunakan. Elemen yang terdapat di dalam sirkuit akan terputus bila arus yang melewatinya berlebihan sebagai akibat meningkatnya panas pada rangkaian. Dengan demikian sekering tidak bisa digunakan lagi. Sekering merupakan komponen yang digunakan untuk melindungi kabel dan peralatan listrik pada kendaraan. Umumnya mempunyai spesifikasi untuk rangkaian listrik tidak lebih dari 24 volt arus searah. Sekring ditempatkan pada bagian tengah rangkaian kelistrikan. Bila dilewati oleh arus yang berlebihan maka akan panas dan putus sehingga kerusakan komponen kelistrikan lain dapat dihindari.

2)      Jenis fuse/sekering
Jenis sekering ada 2 tipe antara lain:
a.       Tipe Blade.
Sekering tipe blade (juga disebut spade atau plug – in sekering), dengan bodi dari plastik dan dua cabang yang masuk ke dalam soket, sebagian besar digunakan pada kendaraan. Setiap sekering dicetak dengan rating ampere numerik di atas. Ada empat jenis dimensi fisik yang berbeda, yaitu :
1.      Mini low-profile (APS).
2.      Mini (APM / ATM).
3.      Standart (April / ATC / ATO).
4.      Maxi (APX) tugas berat.
Secara tidak resmi, sekering APS kadang-kadang disebut "micro" karena istilah berarti lebih kecil dari mini. Sekering jenis blade biasa juga dikenal sebagai sekering standar, dikembangkan pada tahun 1976 untuk tegangan rendah digunakan pada kendaraan. Sekering Mini dikembangkan pada 1990-an. Sekering jenis pisau dapat dipasang di blok sekerin, in – line, atau klip sekering.
 










  Gambar 1. Tipe Blade


b.      Tipe cartridge/tabung
Jenis cartridge/tabung di dalamnya terdapat selembar kawat khusus, besarnya penampang kawat menentukan besarnya kapasitas atau kemampuan sekring mengalirkan arus.

Gambar 2. Tipe Cartridge/Tabung

3)      Kapasitas fuse/sekering
Kapasitas fuse/sekering jenis tabung tertera pada rumah tabung. Pada jenis blade, kapasitas selain tertulis pada covernya warna cover yang dibuai transparant juga berarti sebagai kode kapasitas sekering. Makna kode warna sekering blade adalah seperti tertera pada tabel berikut:
Tabel 2. Identifikasi Sekering Blade.
 









c.       Fusible link
1)      Fungsi fusible link
Merupakan kabel berdiameter kecil yang dapat meleleh pada besar arus tertentu. Fusible link biasanya berukuran empat kali lebih kecil dari rangkaian yang dilindungi. Isolator yang digunakan pada fusible link dibuat dari bahan anti meleleh. Yang akan menyebabkan kabel fusible link dapat meleleh, namun isolatornya akan tetap utuh. Fusible link memiliki label yang menunjukan spesifikasi arus yang dapat melewatinya. Seperti sekering, fusible link juga hanya dapat digunakan sekali. Dan harus diganti apabila putus. Sekarang ini fusible link banyak diganti dengan fuse element ataupun sekering berkapasitas besar.

Gambar 3. Fusible link
2)      Jenis fusible link
Fusible link terbagi menjadi 2 tipe yaitu tipe cartridge dan tipe link (kabel). Fusibel link berupa kabel biasa dengan serat yang lebih halus dan diarneter yang tebih kecil dari kabel pada sirkuit sehingga apabiia terjadi kelebihan arus fusible link akan putus. Untuk jenis fuse element, bentuk luarnya menyerupai relay dengan ukuran yang lebih kecil dan transparan guna memudahkan melihat elemen penghubungnya.
3)      Kapasitas fusible link
Pada rumah fusible link juga diberi warna untuk keperluan identifikasi kapasitasnya. Arti warna pada rumah fuse elemen adalah seperti pada tabel berikut:

Identifikasi Warna
30 A 0,3 Merah Muda
40 A 0,5 Hijau
50 A 0,85 Merah
60 A 1,0 Kuning
80 A 1,25 Hitam
100 A 2,0 Biru

3.      Penyebab kerusakan
a.       Over Load
Arus yang mengalir di rangkaian lebih dari kapasitas maksimal fuse.
b.      Short Cirkuit
Adanya hubungan singkat pada rangkaian sehingga arus yang mengalir ke fuse melebihi kapasitas fuse

4.      Perawatan fuse
Untuk mendapatkan umur fuse yang awet dengan melakukan perawatan
1.      Menggunakan fuse sesuai kapasitasnya
2.      Tutup rapat fuse holder agar tidak mudah terpengaruh dengan benda – benda disekitar, misalnya air, panas, guncangan dan sebagainya.
                 3.    Cara melepas dan memasang fuse harus dengan benar




untuk Tugas Mandiri siswa kelas XI TSM semester 3 dapat di download disini

Rabu, 04 Oktober 2017

PPG Dalam Jabatan Bersubsidi 2017

PPG Dalam Jabatan Bersubsidi 2017 dilakukan diberbagai Universitas (LPTK se Indonesia). PPG Dalam Jabatan ini diperuntukkan bagi guru yang sudah mengajar minimal 5 tahun (terdaftar di dapodik) dan mahasiswa program talent schouting. PPG ini dimulai pada bulan Agustus 2017.

Program PPG Dalam Jabatan Bersubsidi 2017 ini kebetulan saya diterima di salah satu Universitas di Malang yaitu di Universitas Negeri Malang jurusan Otomotif. Pada kesempatan ini kami berasal dari berbagai daerah mulai dari Papua, NTT, NTB, Kalimantan dan Jawa. Kami berkumpul dalam satu ruangan dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda dengan tata bahasa yang berbeda pula. Diruangan ini kami dipersatukan untuk saling berbagi informasi dan merefresh serta mengupdate informasi yang sebanyak-banyaknya.

Everyday in front of the laptop/notebook!!!
Everyday to discuss!!!
Everyday to join group!!!
Everyday to presentation!!!

Adapun materi/handout yang diberikan oleh Dirjen GTK dapat diunduh disini untuk Pedagogik dan disini untuk kompetensi otomotifBanyak hal yang perlu dikaji dan dipelajari sembari refresh dan menyamakan persepsi(apersepsi) guna adanya perubahan seperti yang diharapkan oleh Prof. Dr. Mukhadis, M. Pd saat menyampaikan materi tentang "Pendidikan dan Profesi Pendidik" (saat pembahasan ini belum diberikan salinan power point presentasi beliau) yaitu tujuan dari PPG adalah mencetak Guru yang Profesional. 

Rabu, 23 Agustus 2017

Berjalan seperti air mengalir, itulah kehidupan.
Menembus ruang waktu, yang tak berujung.
Pencariaan sesuatu yang tak menentu, kan meragu.
Mencari kebahagiaan diri, meski sulit sungguh.
Melihat cakrawala dunia, penuh dengan pernak pernik cerita.
Melewati hidup setapak demi setapak, mengarungi derasnya samudra kehidupan.

Memandang lepas ke langit tak berujung.
Semakin kecil diri ini terasa.
Begitu hina diri ini.
Kemelut dosa dunia tak terbendung.

Ya Rabb...
Hati ini ragu untuk melangkah.
Jiwa-jiwa ini trenyuh memandang sebonggok buku berdebu.
Selalu meyakinkan diri penuh ragu.

Minggu, 29 April 2012

Pendampingan SMK - Acara Qurban Part 2

Perjalanan yang panjaaaaaaaaaang.
Menunggu detik-detik terakhir kebersamaan. Dengan penuh harap, aku menunggu informasi dari kedua temanku yang sudah berangkat kerja di tempat yang jauh dirantau kota orang (jangan sampai kota hewan ya! Hehehe). Mereka adalah Indra Irawan dan Maliq Pelipur Lara di fb. Alhasil, Yes!!! Mereka bisa mengikuti prosesi Wisuda waktu itu. Seneng banget rasanya. Akhirnya kita bisa wisuda bareng-bareng. Sambil menunggu nama kita dipanggil 1/1, kita tak akan lepas untuk mengabadikan setiap momentum tsb. Foto sana sini, menyenangkan!!! Inilah foto kawan2 setia.

Kawan2 Wisuda ke-72
Setelah itu kita harus berpisah, wlo terasa berat. Tapi inilah hidup, kita memiliki kehidupan masing2. Ada pertemuan pasti da perpisahan. Kita akan bergelut dengan pilihan yg tlah kita pilih. Mengadu nasib dan mulai berdiri dengan kaki kita sendiri, itulah yg diktakan kawanku indra.

Ku mulai menyusun agenda2 rutinitas. Mulai dari jadwal mengajar di SMK Negeri 1 Labang, Smk Negeri 1 Robatal sampai jadwal ngelesiku pasca ngajar. Buseeeeett!!! Lebih padat dari yg ku bayangkan.

Bulan Oktober adalah bulan pertama ku mengajar di SMK Negeri 1 Robatal tempatku Pendampingan. Bulan2 ini ku hanya masuk 2 hari dalam 1 miggu. Tidak sperti ksepakatan sbelumnya, hal ni dikrenakan adanya pengurusan ijazah dkk. Akhirnya aku lebih sering izin di hari jum'at, jadi msuknya senin selasa deh.... Karena Kaprodi TKR hanya msuk hri Rabu, Kamis, Jum'at, dan Sabtu. Jadi hnya hri Jum'at yg memugkinkan unt ak bsa brkomuniksi dg bliau dan kbetulan ak izin trus tiap hri jum'at. Keadaan ini sunggh tak nyaman. Akhirnya tanpa harus bertemu Kaprodi TKR dan tanpa izin serta persetujuan bliau ak mmtuskan unt mengatur jadwalku dg guru2 yg lain. YESS!!! Aku dpat 3 matpel. Manajemen Bengkel Otomotif, DKK 1 dan DKK 4. Ahh,... Alhamdulillah. Tinggal cari matpel unt mngisi hri jumat sja. Bereeeeeeess...

Seringnya gak masuk hri jum'at. Gak tau gmn keadne skolah ktika hari jum'at. Waktu tu bru ku truh tas ku. Tiba2 Pak Hadi menanyaknku apakah ak sudh bertmu dg Kaprodi TKR. q jwab sja, "Belom". Langsung Pak Kaprodi di panggil dan akhiry qt brkenalan sambil lgsung deh ku mint maaf karena gak pernh msuk tiap hri jum'at. Tkut rasanya, tapi cuek ajaaaa orang ak mang ada halangan. Mange siapa yg minta, Alloh yg brkhendak kok.Akhirnya deal ak hnya mndampingi beliau sja, krena kbetulan gak ada matpel TKR di hri jum'at. Hanya jamnya bliau aja. Hah.... gak berat jadinya.

Di sekolah ini semua guru dan siswa sangat ramah. Siswa siswi sangat menghormati guru merekka. Tata krama sangat dijunjung, ak ngerasa sangt dihargai. Wlo statusku dan sofia hnyalah guru bantu di SMK tsb. Ada agenda terdekat waktu adl Qurban yg memang ditujukan unt memperingati Hari Raya Idul Adha. Bergabung dg seluruh siswa dan membntu guru2 membagikan daging Qurban unt pnduduk skitar sekolah sungguh mnyenangkan. Inilah acra waktu tu.

Pak Ilham mengucapkan salam terakhir dg hewan Qurban

Sedikit Narsis ma kambing

Pak Alif n Pak Hadi menggiring kambing

Pak Har bersemangat nyembelihnya

Narsis dulu ma siswa kelas X, hehehe

Gantian narsis ma kelas XII, Asyik....

Semangatnya siswa Ketua OSIS SMK N 1 Robatal

Bagi-bagi daging kambing
Sangat minimnya tenaga guru. Entahlah, waktu tu sdikit guru yg hadir. hnya beberapa tupun jam 10an dah pada pulang. Ya bisa dimaklumi sech, gurunya rumahya jauh2 semua. Maklum dech ak waktu tu, tpi sdikit terkejut jga sech..... What ever yg pntig lancar acray.

Rabu, 25 April 2012

Pendampingan SMK di SMK Negeri 1 Robatal Part 1

Aku pengen sedikit menulis tentang pengalamanku. Sedikit perkenalan saja, namaku Fida. Aku anak pertama dari 2 bersaudara. Orang tuaku tinggal di Bojonegoro, Jawa Timur dan sekarang aku dan adekku mencoba mengadu nasib di Kota Surabaya. Inilah salah satu pengalamanku yang nggak lama juga. Pengalamanku ngajar selama 5 bulan di SMK baru dengan semuanya serba baru BAGIKU.


Kabar bahagia sekaligus membingungkan dan sedikit mulai berfikir masa depan. Itulah yang ku alami setelah aku dinyatakan lulus oleh pihak Fakultas Teknik UNESA. Pertanyaan yang ada dibenakku dan mungkin dialami oleh mahasiswa laennya juga waktu itu antara lain:
  • Setelah lulus NGAPAEN???
  • KERJA dimana ???
  • PERUSAHAAN ato SEKOLAH mana ya, yang mau menerimaku???
  • Enaknya PULANG KAMPUNG ato MERANTAU ya???

Hal ini pasti semua merasakannya!
Mencari arah yang mana kan dituju. Menimbang-nimbang segala tawaran dan saran dari segala penjuru. Membuka dan mencoret-coret koran harian dan mulai berlangganan koran tiap akhir pekan.










Waktu itu t'seburuk yang aku bayangkan. Sebelum lulus aku sudah mengajar di SMK Negeri 1 Labang Bangkalan. Lumayan ada kesibukan pasca yudisium, walopun belom punya ijazah waktu itu. Ah, setidaknya hal ini dialami juga oleh beberapa temanku. Mereka belom lulus tapi dah bisa ikut training di salah satu perusahaan AKI di daerah Krian (klo gak salah nie... :)).
Ngajar di sekolah baru dengan berinteraksi di dunia pendidikan dan bertemu dengan guru-guru yang berbagai karakter belom pernah kubanyangkan. Ah... cukup melelahkan. Slain tu juga, jarak sekolah dengan kos2anku yang membutuhkan waktu 50 menit. Oh tidaaaaaaak.....!
http://roomsofaheart.blogspot.com/2011/04/tuitionoh-tidak.html

Untung aja aku dah lulus ospek oleh teman2ku dewe. Hal ini gak jadi masalah yang urgent buatku. Toh, tambah wawasan dan pengobat kangenku dengan tman2ku yang suka touring dan adventure ke gunung2 gitu. Lumayanlah..... ;) yang penting enjoy aja....! Hehehe


Aku typecal orang yang gampang bosan dan selalu pengen sesuatu yang baru. Akhirnya aku mencoba untuk daftar pada program pendampingan SMK Jawa Timur-Jambi. Yaaah.... pengene waktu itu aku ke Jambi. Tapi... berhubung aku dah ngajar sebelumnya di SMK Labang akhirnya aku mengurungkan niatku itu. Aku mencari sekolah yang deket dengan tempat ngajarku. Tapi ternyata tak ada sekolah yang deket dengan Labang. Mo gak mo aku ambil tmpat di Sampang. Tempat kelahiranku, wlo sbenere sangat jauh dari rumah ibuku. Hehehe...

( Bingung ya..??? Aku dewe yo bingung klo mo ngejelasin. Sekilas info aja, gini nie.... Ibuku asli orang Madura, Sampang. Aku n adekku kelahiran Sampang tapi udah lama di Bojonegoro. Malah kita jarang ke Madura, ya akhir2 ni ketika aku kuliah semester 5  kadang2 maen k Madura, rumah kakek nenek dari ibuku. Klo rumah kakek nenek dari bapakku di Yogja sono. Ngerti ya... SEMOGA ;)


3 hari aku harus mengikuti seminar dari Fakultas. Ah... untung aja gk bentrok dengan jam ngajarku di Labang. Waktu ku tanda tangan gak da feeling apa2 waktu itu. Paling2 tempatnya sama kayak sekolahku yang di Labang. Aku memang jarang komunikasi dengan teman cwe. Paling2 dengan teman 1 asrama/pacare teman2ku. Eh... lha kok ni aku harus berpartner dengan anak PKK cwe pisan. Hadech..... 
Cwe tu namanya Sofia. Sekedar perkenalan dan mang dasare aku orange cuek yo byasa ae. Kita sempet janjian hanya untuk kontak berangkat ke SMK di Sampang itu. Waktu aku liat tu, namaku da di kolom paling bawah sendiri dengan nama SMKnya adalah SMK Negeri 1 Robatal Sampang. (buseeeeet... mburi dewe ternyata ).


Aku d sms ma sofia. Katanya dia mo berangkat ma ortunya. Yo wezlah... aku berangkat dewe naik motor jawabku. Pagi2 bener aku berangkat dari kosku, pas jam 5 dan sampai di rumah nenekku jam 7. Baru masuk rumah nenekku, hp ku berdering ternyata ada sms dari sofia
" q dah nympek d tanah merah"
q blas sms dy " q bru pek rumh ne2kq"
Beberapa menit kemudian hpku berbunyi eh teryta sofia sms aku
"pean dmn??? aku dah sampai di blega"
"ok. ktemu d skolah ya"
Hadech.... cek cepete....??? Akhirnya aku lagsung meluncur ke Sampang. Dy kan naik mobil, lha aku naek motor bisa2 gk nututi ntar aku. Tanpa banyak bicara, aku tnya arah2 mo k Robatal k Saudarane kakekku. Tau arah2nya, langsung q tancap gas. Sebelumya sih aku searching dulu di mbah google. hahahaha.....


Keluar dari gang masuk jalan rumahe nenekku, rasanya htiku lego. Akhirnya aku kembali ke jalan yg benar (jalan raya). Rumahe nenekku mueeeeeeeeeeeenciiiiiiiiil puooooooooooooollll hehehehe PDne. Aku lurus saja, tepat sampai di Sampang aku berhenti di pos polisi untuk memastikan jalanku benar/gak. Setelah bertanya dengan pak polisi, aku langsung tancap gas ambil belok kiri dan lurus aja. Aku bener2 terkejut waktu itu. Jalan yang harus aku tempuh sangat lama dan berkelok-kelok sama dengan jalan yang aku lewati bersama teman2ku ktika kita touring dan adventure ke gunung. Sangat melelahkan tapi sangat mengasyikkan. Jalannya sangat menantang dan penuh lubang2 dsana sini. Oh..... istimewa.


Beberapa kali sempat aku berhenti untuk menanyakan SMK Negeri 1 Robatal itu. Huuuuuh.... jawaban yang  aku dapatkan adalah
"kurang dikit kok mbak, ini luruuuuuuuuuuuus saja kurang 7 km lagi" (pake logat madura mereka)
Sedikit bernafas panjang waktu itu. Setelah sekian lama eh ternyata masih 7 km. Tancap gas lagi dan ku perhatikan km di sepedaku. tpat di 7 km qberhnti dan bertya ma orang lagi. Adanya malah gak ngerti bahasaku, akhirnya ku cari orang yang bisa mengerti bahasa manusia seperti aku ini.
"Aduh.... masih jauh mbak, ni sampean luruuuuuuuuus aja mbk sampe da kantor polisi"
Apa?????????
Yang bener aja pak??? Tadi bilang kurang 7 km eh sekarang bilang masih jauh. Ah... Robatal2 dimana cih kamu itu.???? Sempet bikin ak benar2 frustasi saat itu. (Baru kali ini gue merasakan stress di pinggir jalan, byasane touring2 it's far it's good dech...)
Akhire ku tancap gas dan sampai d kantor polisi. Aku ambil jalur kanan pemandangan yg bgus tpi aku dah merasa lelah sehingga tak bisa ku nikmati pemandangan itu. Eh, masih ada acara kesasar pisan. Hadech.... Nasib.... Nasib....
Akhirnya aku puter balik dan ku pandangi terus dengan saksama sebelah kananku. Dan ku melihat sosok sekolah di atas lahan yang tinggi dengan tembok yang mencolok warna kuning. Dalam hati kecilku waktu itu, "Akhirnya ku menemukanmu" (Lego rasane atiku...).

Ku parkir sepeda motorku pas bareng dengan mobil rombongane sofia datang. Ketika itu kami disambut dengan hangat oleh Pak Hadi. (guru agama di SMK Negeri 1 Robatal. Awale aku kira kepala sekolah. Hehehe.... Sorry.... ;)

Bertemu dengan Drs. Irijanto selaku Kepala SMK Negeri 1 Robatal Sampang
Setelah berbincang-bincang cukup panjang, lebar dan tinggi dengan kepala sekolah dan waka kurikulum, akhirnya kami berkeliling sekolah ditemani oleh bag. TU sekolah namanya Pak Har.Inilah keadaan SMK Negeri 1 Robatal Sampang.
SMK N 1 Robatal, Sampang, Madura
Dan inilah keadaan kelas-kelas yang kami jumpai saat itu. Di teriknya mentari kami tetep menelusuri sekolah itu. (Hahaha... gue gak ngebayangin betapa kusemnya saat itu, but itulah perjalanan).









Keadaan di dalam sekolah ketika siang hari
Ruang Praktik TKR

Parkir siswa yang terletak di dalam sekolah

Ruang kelas X TKR

Mesin Obras TB

Mesin Jahit TB
Yang ada dibenakku waktu itu, It's MAGIC!!!!
Alloh milihin tempat yg pnuh tantangan gini...??
Tempat Gunung, Nuansa Gunung, Ngajar + Adventure ki ceritane. Hahahaha

Ternyta masih ada sekolah kecamtan yg sperti ini ya...???
Belom terllu byak pertnyaan d benakku. Cuma waktu tu bingug dg keadaane partnerq, SOFIA. Tampang sech ank2 pingitan (Hehehe.... Peace beb....)

Dy btuh kos, klo q mah mikir2 dlu. Masih nyantailah.... ngatur2 dlu. (Gue kan slalu dtemeni ma cinta pertama gue Si Vega Silver, so tinang2 sajelah....

Waktu tu ngelobby Kepsek n Kurikulum bahwa jadwal ngajar hari senin,selasa n jum'at. Dg alasan ak ngjar jg d Labang, Bangkalan. Alhasil It's The Best. Lobiying yg gk alot kyak di kampus dlu. Semua berjlan HAMPIR SEMPURNA. Akan sempurna lgi klo wktu tu bsa ktemu ma Kaprodi TKR. Enak bsa FIK langsung. By the way, not bad. walo ngajar materi pa2 blom jelas sech....! sedikit kcewa gue coz gak ktemu Kaprodinya. HHuuuufffttt........

Ak pamitan ma pihak sekolah dan akan masuk lagi tpat tgl 3 Oktober. Coz gue mo wisuda dlu dunk.... Hahaha...

Begitulah ekspedisi pertama gue di SMK N 1 Robatal. Pengen tau Ekspedisi gue laennya di SMK ini, apa ja yg gue lakukan. Tunggu ya Edisi selanjutnya. Gue lagi byak tugas soale. Bagi pembaca2 setia, baik teman2, siswa dan guru2 yg lain MUNGKIN yg setian membaca CELOTEHAN gue n menunggu CELOTEHAN EKSPEDISI gue selanjutnya. SABAR.....

Gue sedang menyusun unt slanjutnya. Hahahaha
(Perasaan kok gue-gue terus dr tadi, wah ketularan Si Indra -Sikumannakal ni. Hahaha)

See u next edition......
Siiiiiiiiiiiiip!!!!

Selasa, 15 November 2011

Siswa SMK N 1 Robatal Mengikuti Lomba Metrologi di Universitas Negeri Malang

Hari yang cerah menyapa hati yang penuh semagat dan harapan. Menjelajahi jalan penuh hambatan. Jalan terjal dan bergelombang, siap melewatinya. Dengan bermodalkan nekat, langkah demi langkah siap berjuang sampai titik darah penghabisan. Tak ingin kalahkan diri dari semangat pejuang-pejuang terdahulu yang rela mengorbankan jiwa dan raga demi kebebasan kemerdekaan bangsa.
SMK Negeri 1 Robatal
Perjalanan yang sangat melelahkan tampak pada wajah-wajah polos siswa. Perjalanan panjang yang dimulai pukul 07.30 WIB dengan start dari Madura. Pukul 12.00 WIB, sampailah di terminal Bungurasih, Surabaya. Tempat beribadah, itulah tujuan utama. Bergegas menuju masjid untuk sholat kemudian mencari warung untuk makan siang. Tepat pukul 13.30 WIB, menuju bis Patas Jurusan Malang dan sampai di kota Malang pukul 20.00 WIB. Merasakan panas dan jenuhnya penantian panjang dalam kemacetan kota. Merasakan kehilangan tujuan dalam angkot kota. Badan capek dan wajah penuh keletihan yang teramat. Hal ini tak menyulutkan semangat.
Keesokan harinya pukul 04.00 WIB bergegas bangun, mengubah posisi untuk memotivasi diri untuk bangkit dari keletihan dan dinginnya geografis kota Malang.
Kemacetan di Sepanjang Perjalanan Munuju Malang
Rasa minder pasti mendera pada jiwa-jiwa polos. Sekolah dari pinggiran, sawahan, tiada masalah untuk terus berjuang demi pendidikan. Yang terpenting adalah semangat. Semangat yang terus membara dihati dan jiwa anak bangsa. Karena tiada beda itu semua selama kita terus mau berusaha dan memiliki kemauan yang kuat untuk terus bangkit dan bangkit.
Semua itu telah dibuktikan oleh kedua siswa dari sekolah desa pelosok. Wajah-wajah polos penuh semangat. Tiada mau menyerah dan berani mencoba sesuatu yang baru serta tak mau kalah dengan sekolah-sekolah kota lainnya se-Jawa Timur. Inilah wajah-wajah polos siswa itu.
Safiudin (kiri) dan Abdul Muis (kanan)
Abdul Muis dan Safiuddin adalah salah satu siswa SMK Negeri 1 Robatal, Sampang.Kedua siswa ini adalah siswa kelas IX yang telah lolos pada level penyisihan di Rayon Madura dan melanjutkan pada level semifinal di Universitas Negeri Malang. Dengan didampingi oleh Pak Jefri Firyanto, S. Pd kedua siswa mengikuti lomba. Lomba Metrologi yang dilaksanakan pada tanggal 13 November 2011 ini diikuti oleh seluruh siswa-siswa SMK se-Jawa Timur.
Pak Jefri Firyanto, S. Pd (Maaf, tidak ada fotonya karena beliau jadi dokumenter sekaligus)
 Tepat pukul 06.00 WIB sampailah di Universitas Negeri Malang. Mencari sarapan itulah tujuan utama pagi itu. Berbeda dengan keadaan di rumah, di kota ini mencari sarapan di pagi hari tak semudah yang kita bayangkan. Mungkin karena keadaan geografis kota yang lumayan dingin, sehingga sarapan pagi pun susah diperolah. Kita harus muter-muter mencari warung yang buka di pagi hari. Menikmati indahnya kota Malang sambil berjalan menyusuri gedung-gedung di Kampus Universitas Negeri Malang itu. Hal yang menakjubkan dan tiada pernah terfikirkan.
Sampai di Gedung H5 Lantai 4 FT UM

Di gedung H5 kita berhenti, karena di gedung inilah tempat tujuan utama dan perlombaan dilakukan. Gedung bertingkat 4 dengan sarana tangga dan lift, menyambut kedatangan kami pagi itu. Pukul 08.00 WIB siap untuk regristrasi awal. Setelah itu, menanyakan pada panitia tentang lomba yang akan dilakukan. Informasi diperoleh bahwasanya lomba dilakukan 2 jam lagi, lebih tepatnya dilakukan pukul 10.00 WIB. Resah, takut, minder, capek menyatu. Melihat peserta lomba dari berbagai penjuru SMK se-Jawa Timur, hal ini merupakan hal yang luar biasa.
Semangat belajar tiada surut (Persiapan Semifinal)
Tepat pukul 10.00 WIB semua peserta dan guru pendamping memasuki ruangan untuk pembukaan acara lomba tersebut. Inilah suasana pembukaan lomba Metrologi di Universitas Negeri Malang waktu itu dan dilanjutkan dengan pelaksanaan lomba.
Acara Pembukaan Lomba Metrologi

Pukul 11.35 WIB semua peserta lomba selesai dalam menyelesaikan babak penyisihan, kemudian sholat dhuhur berjamaah. Selanjutnya makan siang dan pengumuman untuk babak final. Hasil seperti apapun harus diterima, karena yang terpenting adalah kita sudah berikhtiar sebelumnya. Meskipun tidak lolos dalam final, prestasi keduanya tidak mengecewakan. Diantara semua peserta lomba, mereka adalah satu-satunya siswa dari kelas XI yang mewakili sekolah. Sekolah-sekolah lain diwakilkan oleh siswa-siswa dari kelas XII. Namun, hal ini tiada menjadi permasalahan. Karena mereka telah membawa nama sekolah sampai di tingkat provinsi. Dari sinilah kita semua harus mengikuti jejak-jejak mereka. Kita harus terus bersemangat dan optimis untuk menjadi juara. Karena Allah SWT selalu mengikuti prasangka hambaNya.
Kita harus memiliki jejak-jejak yang menakjubkan. Jejak-jejak yang akan menjadi pembeda diri kita dengan orang lain. Jejak-jejak yang akan memberikan pelajaran dari pengalaman-pengalaman sebelumnya. Jejak-jejak yang akan mengantarkan kita pada titik puncak tujuan kita.
Jejak-jejak yang akan menjadi PEMBEDA
Meski sungguh lelah badan ini, mereka tetap semangat. Menunggu dan terus menunggu datangnya bus jurusan madura. Merasakan dinginnya malam dan lelahnya seharian diperjalanan. Perjalanan 2 hari yang sangat melelahkan dan menguras tenaga. Selain harus menunggu kita juga harus berebut tempat duduk untuk pulang menuju empuknya kasur di rumah yang selama 2 hari kita tinggalkan. Tapi mereka tetap semangat!!
Lelahnya perjalanan malam yang panjang

Untuk itu, pesan saya pada semua siswa-siswa. "Janganlah kalian tidak percaya diri karena alasan kalian anak desa, orang tua tidak mampu dll. Janganlah da kata-kata TAPI jika kalian memiliki niat untuk maju. Karena kata TAPI itu akan membuat kita mundur. Hilangkan kata TAPI mulai dari sekarang. Allah menciptakan manusia itu cerdas, semua tergantung pada diri kita untuk mau berusaha maju atau tidak. Jika orang-orang kaya bisa melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi itu merupakan hal yang biasa. Karena mereka adalah orang mampu. Jika kita orang biasa, orang desa, kurang mampu dan dapat terus melanjutkan study, berarti kita telah membuat jejak-jejak itu. Jejak-jejak yang akan menjadi PEMBEDA.
Dan piala kemenanganpun akan ada ditangan kita"
Piala Kemenangan
Pesanku untuk semua bapak/ibu guru,"kita harus selalu memotivasi siswa. Tanpa kita siapa lagi yang akan membantu mereka. Mereka butuh bantuan dan contoh panutan untuk menjalani hidup mereka. Nasib kita dan bangsa ada ditangan siswa-siswi kita. Untuk itu, janganlah jenuh atau bosan mengajar dimanapun tempatnya. Mereka memiliki semangat yang luar biasa. InsyaAllah semua ilmu bapak/ibu guru tidak akan sia-sia. Malah nantinya ilmu itu yang akan mengantarkan kita ke surga (Insya Allah Amin........)."
Don't Give Up